Jumat, 07 Maret 2014

Praktikum perintah dasar linux







Nyalahkan PC anda yang sudah terinstal OS linux dan lakukanlah perintah dasar tersebut.
1.   Perintah login
Silahkan login dengan user :
Contoh –PC login             : ketikan nama user
Password                            : masukan password kemudian enter
2.   Perintah logout
Setelah anda berhasil login ke user silahkan keluar menggunakan perintah logout kemudian login ke root.
Contoh:
smuet@praktikum-PC :~$ logout
praktikum – PC login      : ketikan nama root
3.   Pemberitahuan untuk merestart system, dan lakukan perintah tersebut untuk merestart system.
Contoh :
root@praktikum-PC:~#reboot
root@praktikum-PC:~init 6
4.   Perintah untuk mematikan system,lakukan perintah berikut untuk mematikan system anda :
Contoh :
root@praktikum-PC:~# shutdown
root@praktikum-PC:~# halt
root@praktikum-PC:~# init 0
root@praktikum-PC:~# power off
5.   Perintah untuk menampilkan tanggal dan waktu.
Untuk melihat tampilan  tanggal dan waktu silahkan anda mengetikan perintah berikut.
Contoh :smuet@praktikum-PC :~$ date
6.   Perintah untuk menginstal aplikasi pada sebuah debian.misalnya kita akan menginstal aplikasi proxy pada debian lakukanlah dengan cara berikut.
Masukan CD kemudian lakukan perintah berikut.
Contoh :
root@praktikum-PC :~#apt-cdrom add
root@praktikum-PC :~#apt-get  –y install squid
7.   Pindah directory gunakanlah perintah :
debian#: cd /etc/squid
8.   Melihat isi directory gunakanlah perintah :
smuet@praktikum:-PC:~$ ls
9.   Melihat file secara keseluruhan, untuk melihat file secara keseluruhan gunakanlah perintah berikut :
Debian:/# cat (nama file)
10.                Melihat isi yang bisa di scroll
Contoh :
Debian:/#less (nama file)
11.                Untuk mencopy file
Contoh:/#cp squid.conf squid bazry
12.                Perintah help option
Perintah help option adalah sebuah perintah yang digunakan untuk menampilkan informasi yang singkat dari sebuah perintah :
Contoh :
smuet@praktikum#help
13.                Perintah uname
Perintah uname adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan informasi tentang kernel yang digunakan pada linux.

Contoh :
Smuet#praktikum# uname  –r
14.                Melengkapi perintah
Command complecatio atau melengkapi perintah yang di ketikan adalah fitur yang disediakan oleh system untuk user dalam pengetikan sebuah perintah. Dengan fitur ini user tidak perlu mengetikan semua perintah kalimat perintah,tetapi cukup mengetikan beberapa huruf awal saja dari sebuah perintah dengan menekan tombol tab maka system melengkapi yang di inginkan.
Contoh :
smuet@praktikum#reb ( tekan tombol tab ) maka akan jadi reboot
15.                Melihat semua perintah yang dilakukan
Contoh : smuet@praktikum# history
16.                Menghapus perintah yang dilakukan
smuet@praktikum# history  –c
17.                Menampilkan identitas computer
smuet@praktikum# hostname

18.                Perintah untuk menampilkan kalender
Contoh: smuet@praktikum# cal  –y
19.                Membuat directory baru
Contoh : smuet@praktikum-PC:# mkdir nama directory
20.                Menghapus directory
Contoh : smuet@praktikum-PC:# rmdir nama directory
21.                Membuat file
Contoh : smuet@praktikum-PC:# touch nama file
22.                Memindahkan file
Contoh : smuet@praktikum-PC:# mv nama file directory tujuan
23.                Menghapus file directory
Contoh : smuet@praktikum-PC:# rm nama file yang akan dihapus
24.                Meremove aplikasi yang telah di install
Contoh: smuet@praktikum-PC:# apt-get  –y remove nama aplikasi

KONFIGURASI TCP/IP PADA LINUX DEBIAN
            Sebelum masuk pada konfigurasi IP address Linux debian perlu kita ketahui istilah eth(Ethernet). Istilah eth itu artinya sama dengan LANCARDa atau NIC atau jaringan pada OS windows. Sama halnya di OS windows ketika kita ingin mengkonfigurasi IP address maka kita harus pastikan ada icon Local Area Conection yang aktif, begitu pula di LINUX sebelum kita harus pastikan ada eth yang terbaca.
           

Pengguna eth pada linux itu bias lebih dari satu tergantung kebutuhan sehingga kita bisa memberikan IP lebih dari satu. Susunan eth apabila lebih dari satu biasanya sebagai berikut:
-          Eth ( lancard 1)
-          Eth ( lancard 2)
            Untuk mengkonfigurasi ip address jalankan perintah berikut ini.
# nano /etc/network/interfaces
# setelah terbuka editornya di dalamnya ketik konfigurasi ip address sebagai berikut.
            Auto lo
            Iface lo inet loopback
            Auto eth0
            Iface eth0 inet static
                        Address 192.168.1.1
                        Netmask 255.255.255.0
                        Gateway 192.168.1.1
                        Broadcast 192.168.1.255======batas atas
                        Network 192.168.1.0      =======batas bawah
Setelah di ketik dengan benar silahkan di simpan dengan menekan tombol CTRL + X kemudian restart jaringan menggunakan perintah : / etc/init.d/networking restart